Puisi Arti di Balik Senyumku
Kusadar semua alasan untuk tetap menghormatimuTapi apa daya..kebencian terus merasukiKutahan emosi dan amarahku, mungkin menunggu sampai kita bertemuNamun kutahu, takkan ada bahasa kemarahan yang kan keluar dari mulutkuRotasi bumi yang tlah berputar tahunanTak membuatmu menjadi lebih baikTanaman subur di kebunmu tak kau indahkan juaHanya menjadi sekedar penyedap mataSegala dosa dan kesalahan tlah
Subscribe to:
Posts (Atom)
Blog Archive
-
▼
2013
(36)
-
▼
January
(36)
- Malam Sepi
- Cinta Itu...Menghargai
- Terima Kasih
- Ketika Ibu Menangis
- Ibu
- Harapan
- Surga
- Kecantikan Mu
- Kesedihan
- Saat Terindah
- Ibu
- Kegembiraanku
- Kenapa Aku MencintaiMu
- Seniman Terhebat
- Hidup Adalah Hadiah
- Kecantikan Sebenarnya
- Orang-Orang Miskin
- Sayangku
- pantun cinta
- PANTUN NASEHAT
- guru
- Ibu
- Puisi tuk kedua Orang Tua
- Selamat Ulang Tahun
- Sayangku
- Akankah Kamu?
- On the Grasshopper and the Cricket
- bumi tidak pernah mati
- Aku Diberkati
- Ciuman dari Kekasihku
- kata bijak
- FOKUS
- Aku Berada Kembali
- Aku
- JANGAN KAU HIRAUKAN
- IF TOU GO AWAY
-
▼
January
(36)