PUPUS
tak kan pernah usai dilema ku
kian kini semakin terasa
tak mampu ku bersandang dengan senyumku lagi
semua telah sirna dengan waktu yang cepat
sampai kapan ku harus begini
semua ku rasa sia sia
inikah jawaban dari semuanya
harusnya ku memilih
telah habis waktu ku untuk berfikir
semua telah terjadi
dan seakan waktu yang menghabiskannya
aku tak harus terus berdiri disini
masih ada
Subscribe to:
Posts (Atom)
Blog Archive
-
▼
2013
(36)
-
▼
January
(36)
- Malam Sepi
- Cinta Itu...Menghargai
- Terima Kasih
- Ketika Ibu Menangis
- Ibu
- Harapan
- Surga
- Kecantikan Mu
- Kesedihan
- Saat Terindah
- Ibu
- Kegembiraanku
- Kenapa Aku MencintaiMu
- Seniman Terhebat
- Hidup Adalah Hadiah
- Kecantikan Sebenarnya
- Orang-Orang Miskin
- Sayangku
- pantun cinta
- PANTUN NASEHAT
- guru
- Ibu
- Puisi tuk kedua Orang Tua
- Selamat Ulang Tahun
- Sayangku
- Akankah Kamu?
- On the Grasshopper and the Cricket
- bumi tidak pernah mati
- Aku Diberkati
- Ciuman dari Kekasihku
- kata bijak
- FOKUS
- Aku Berada Kembali
- Aku
- JANGAN KAU HIRAUKAN
- IF TOU GO AWAY
-
▼
January
(36)