Puisi tanpa Judul
melihat wajahmuseakan membunuh perasaan kuperasaan suka terhadap orang lainmelihat senyummuseakan membuat aku hancurhancur tak berdayaaku tak berdayauntuk membenci muaku tak inginmembuang perasaan iniperih rasanyasaat aku mengingat dirimudirimu yang aku sayangaku cinta dan aku rinduaku ingin memelukmumembelaimumengungkapkan perasaan iniperasaan yang selama ini kupendamku pendam jauh dalam lubuk
Subscribe to:
Posts (Atom)
Blog Archive
-
▼
2013
(36)
-
▼
January
(36)
- Malam Sepi
- Cinta Itu...Menghargai
- Terima Kasih
- Ketika Ibu Menangis
- Ibu
- Harapan
- Surga
- Kecantikan Mu
- Kesedihan
- Saat Terindah
- Ibu
- Kegembiraanku
- Kenapa Aku MencintaiMu
- Seniman Terhebat
- Hidup Adalah Hadiah
- Kecantikan Sebenarnya
- Orang-Orang Miskin
- Sayangku
- pantun cinta
- PANTUN NASEHAT
- guru
- Ibu
- Puisi tuk kedua Orang Tua
- Selamat Ulang Tahun
- Sayangku
- Akankah Kamu?
- On the Grasshopper and the Cricket
- bumi tidak pernah mati
- Aku Diberkati
- Ciuman dari Kekasihku
- kata bijak
- FOKUS
- Aku Berada Kembali
- Aku
- JANGAN KAU HIRAUKAN
- IF TOU GO AWAY
-
▼
January
(36)